LINTASCAKRAWALANEWS.NET _ TANGERANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Tahun 2026 menghadirkan inovasi pemberdayaan masyarakat melalui program “Hidroponik Cegah Stunting” di Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang.
Program tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting melalui pemanfaatan lahan terbatas untuk budidaya sayuran sehat dan bergizi.
Stunting masih menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian karena dapat berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia pada masa mendatang. Menyadari pentingnya peran keluarga dalam pemenuhan gizi anak, mahasiswa KKN UMT menginisiasi budidaya hidroponik sebagai solusi yang dinilai mudah diterapkan, relatif hemat, dan berkelanjutan bagi masyarakat perkotaan.
Melalui pendampingan selama pelaksanaan KKN, warga Kelurahan Cibodas mendapatkan pelatihan mengenai teknik dasar hidroponik, mulai dari penyemaian benih, pembuatan instalasi sederhana, perawatan tanaman hingga proses panen.
Berbagai jenis sayuran bernutrisi, seperti pakcoy, kangkung, bayam, selada, dan sawi, dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik yang hemat air dan tidak membutuhkan lahan luas.
Ketua KKN UMT 2026 Kelurahan Cibodas, Yudha Arif Finandityo, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk membantu keluarga memperoleh akses lebih mudah terhadap sayuran segar sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi pertumbuhan anak.
“Pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan ketahanan pangan keluarga. Melalui hidroponik, masyarakat dapat menghasilkan sayuran sehat secara mandiri sehingga kebutuhan gizi keluarga dapat terpenuhi dengan lebih baik,” ujar Yudha.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam berbagai kegiatan pelatihan dan praktik budidaya. Selain memperoleh pengetahuan baru, warga juga mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola kebun hidroponik yang dapat dikembangkan di lingkungan rumah masing-masing.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada produksi pangan, tetapi juga mengintegrasikan edukasi mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang bagi ibu hamil, balita, dan anak usia sekolah.
Mahasiswa KKN UMT 2026 Kelurahan Cibodas juga mengintegrasikan penyuluhan kesehatan, pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi keluarga, serta pengelolaan lingkungan yang sehat sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Selain manfaat kesehatan, kegiatan hidroponik menjadi sarana edukasi bagi anak-anak. Mereka diajak mengenal proses menanam, merawat tanaman hingga memanen hasilnya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sekaligus membangun kebiasaan mengonsumsi sayuran sejak dini.
Lurah Cibodas, Muhammad Iqbal Santoso, A.Md.P., S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa KKN UMT 2026 yang telah menghadirkan program yang dinilai bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Program hidroponik ini sangat positif karena tidak hanya meningkatkan keterampilan warga, tetapi juga mendukung pemenuhan gizi keluarga,” ungkap Muhammad Iqbal Santoso.
Senada, Sekretaris Lurah Cibodas, Mohammad Dodi Heryadi, S.E., MSE., turut mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UMT 2026 yang telah membantu pihak kelurahan dalam memberdayakan masyarakat, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan keterampilan warga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lingkungan lainnya,” ujarnya.
Melalui program Hidroponik Cegah Stunting, mahasiswa KKN UMT 2026 menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan masyarakat. Inovasi sederhana berbasis pemberdayaan tersebut menjadi salah satu contoh bahwa upaya pencegahan stunting dapat dimulai dari lingkungan keluarga dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal.
Dengan semangat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, kader kesehatan, dan masyarakat, Kelurahan Cibodas diharapkan mampu menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan ketahanan pangan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan bebas stunting.
Tim Publikasi KKN Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) 2026
Lokasi: Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang
( RED )
