🔴 LIVE: KAB. TANGERANG -
⏳ Loading cuaca...
Hari Ketiga Operasi SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor
BREAKING NEWS
.

Hari Ketiga Operasi SAR, Pencarian Rombongan Jurnalis Dikembangkan di Enam Sektor

LINTASCAKRAWALANEWS.NET _ PANDEGLANG — Operasi pencarian terhadap lima jurnalis, dua awak kapal, dan satu pemandu yang dilaporkan mengalami kondisi darurat di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, memasuki hari ketiga pada Kamis (10/9/2026).

Operasi SAR gabungan terus dikembangkan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta potensi SAR lainnya. Pada hari ketiga, pencarian diperluas menjadi enam sektor dengan mengoptimalkan unsur laut dan udara.

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, perkembangan operasi tersebut merupakan arahan dan penjelasan dari Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii yang hadir langsung memantau pelaksanaan operasi SAR gabungan bersama Gubernur Banten Andra Soni.

“Bapak Kabasarnas menyampaikan bahwa operasi SAR hari ini dikembangkan menjadi enam sektor. Pada hari pertama pencarian dilaksanakan di tiga sektor, kemudian hari kedua dikembangkan menjadi lima sektor dan pada hari ketiga ini kembali diperluas menjadi enam sektor,” ujar Irjen Pol Hengki.

Dalam operasi hari ketiga, sebanyak 11 kapal dikerahkan untuk mendukung proses pencarian. Armada tersebut terdiri atas kapal KRI, kapal Kepolisian, kapal Basarnas, serta kapal dari potensi SAR lainnya.

“Menurut penjelasan Bapak Kabasarnas, sebanyak 11 kapal dikerahkan dalam operasi hari ini. Selain itu, lebih dari 300 personel terlibat, baik yang berada di lapangan maupun yang mendukung pelaksanaan operasi dari posko gabungan,” jelasnya.

Kapolda Banten menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan operasi kemanusiaan tersebut. Seluruh unsur yang terlibat terus berkoordinasi dan mengumpulkan setiap informasi maupun data yang diperoleh dari lapangan sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian selanjutnya.

“Bapak Kabasarnas juga menegaskan bahwa seluruh unsur terus bekerja sama dan mengumpulkan setiap informasi maupun data yang diperoleh dari lapangan. Hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pencarian berikutnya,” ujarnya.

Pencarian dilakukan dengan mengoptimalkan unsur laut dan udara. Namun, pelaksanaan operasi tetap memperhatikan faktor keselamatan personel serta kondisi cuaca dan situasi di lapangan.

“Operasi SAR harus tetap mengikuti ketentuan dan batasan keselamatan. Sebagaimana disampaikan Bapak Kabasarnas, pencarian akan terus dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ungkapnya.

Dalam operasi udara, tim juga telah melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan. Namun, kondisi jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pencarian.

Selain pencarian, Polda Banten juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban melalui trauma healing dan dukungan psikososial. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memberikan penguatan kepada keluarga selama proses operasi SAR berlangsung.

“Pendampingan ini dilakukan agar keluarga mendapatkan penguatan dan dapat lebih legowo dalam menghadapi kondisi yang terjadi. Saat ini, keluarga korban masih berada pada fase denial, sehingga pendampingan psikologis terus dilakukan selama proses operasi pencarian berlangsung,” kata Kapolda Banten.

Di akhir keterangannya, Irjen Pol Hengki menyampaikan imbauan Kabasarnas kepada masyarakat agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah maupun kementerian dan lembaga yang berwenang, khususnya terkait aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Bapak Kabasarnas mengimbau kepada masyarakat agar mengikuti ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah maupun kementerian dan lembaga yang berwenang. Ini penting untuk keselamatan masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau,” tutup Irjen Pol Hengki.

(Bidhumas Polda Banten)

BAHASA